PJTKDes Tubanan

Sebagai bentuk perwujudan sikap dari dimulainya pembangunan PLTU Tanjung Jati B Unit 5 & 6 yang telah dilaksanakan tanggal 7 April 2017 yang lalu, dan menanggapi usulan dari BPD Desa Tubanan, pada tanggal 12 April 2017 pukul 19.30 Wib, digelar rapat di Balai desa Tubanan. Rapat yang dihadiri Petinggi beserta perangkat desa, BPD, LKMD dan seluruh Ketua RW desa Tubanan ini membahas pembentukan sebuah Komite atau lembaga yang bisa menjembatani antara masyarakat dan PLTU Tanjung Jati B terutama masalah yang berkaitan dengan ketenagakerjaan untuk Unit 5 & 6 yang akan dimulai. Desa berharap tenaga kerja yang memang bisa di cover oleh masyarakat desa Tubanan tidak di ambil (di masuki) tenaga kerja yang dari luar desa Tubanan, mengingat desa Tubanan merupakan desa tapak PLTU.

Ide baik ini bertujuan memudahkan desa untuk bisa melakukan monitoring dan evaluasi terhadap SDM yang ada di Tubanan, serkaligus mengetahui seberapa besar serapan tenaga kerja lokal yang memeng bisa dioptimalkan sesuai dengan skill atau kemampuan yang dimiliki warga desa Tubanan.

Rapat Pembentukan PJTKDes Tubanan

 

Dari sini akan muncul grafik peningkatan taraf hidup masyarakat desa Tubanan semasa adanya PLTU di desa Tubanan.

Salah satu statement yang di hasilkan dari rapat tersebut adalah Pemerintah desa Tubanan akan bekerjasama dengan Jajaran Management perusahaan dalam hal ini (SUMITOMO) mengenai Perusahaan perusahan yang menjadi SubCont nya. Sebab sejauh ini baru beberapa perusahaan yang melapor ke desa untuk ijin domisili, sehingga desa bisa tau pasti berapa perusahaan yang ada, berapa serapan tenaga kerja yang dibutuhkan, kalau sudah mempekerjakan tenaga lokal bagaimana kinerja dari warga desa Tubanan dan hal lainnya yang mungkin akan bisa dikoordinasikan bersama antara desa dan perusahaan.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan